kata dan bahasa

hai temen temen, maaf baru bisa nulis lagi dan muncul lagi, gue juga gak tau kenapa belakangan ini lagi susah untuk nulis, tapi gue berusaha untuk selalu menulis seumur hidup gue, ada atau gak ada yang baca pun gue akan tetep nulis kok. dan itu kayaknya akan menjadi prinsip gue, ya semoga gue tetap menulis dalam kondisi apapun yaa.. 

ngomong ngomong soal nulis, gue lagi resah banget sama satu hal, dan kayaknya cocok banget buat gue bahas disini. satu minggu ini emang minggu ter-mellow yang gue jalanin selama bulan april ya, tapi namanya juga hidup, pasti naik turun kan ya? dann dari naik turun nya hidup itu kan justru membuat gue bisa nulis dan mengungkapkan nya lewat kata dan bahasa. 

ya selain curhat sama orang terdekat, nulis juga salah satu obat untuk gue bisa menuangkan apa yang sedang gue hadapi untuk menambah kekuatan apa lagi dengan mantra kata dan bahasa, tapi akhir akhir ini baru gue sadari ternyata lewat kata dan bahasa itu juga membuat kita terluka dan kecewa ya gak sih? banyak banget yang gak bisa mengutarakan perasaan lewat kata dan bahasa, banyak banget yang salah mengartikan kalimat dan ungkapan, banyak yang salah berdiskusi lewat bahasa dan kosa kata. 

akhirnya itu yang membuat sebuah penjelasan terlihat sangat menyeramkan karena terkadang menimbulkan kesalahpahaman, kesalahpahaman yang menjadi kekecewaan. 

kadang gue juga bingung gue harus menggunakan penerapan komunikasi lewat pendekatan apa, karena lawan bicara kita juga gak selalu bisa mengerti apa yang ingin kita jelaskan, dan kata jadi penghancur penjelasan yang gak selesai untuk kita bahas. 

mungkin menurut sebagian orang, yang terbiasa menulis seperti gue, ya gampang gampang aja untuk berkomunikasi sama orang lain, tapi ternyata enggak loh, banyak kesalahan yang terjadi di hidup gue sebab nya ya karena kurang nya gue untuk mamahami cara berkomunikasi orang lain, ternyata kadang kata dan bahasa yang di sampaikan tidak bisa menjelaskan apa yang seharusnya di jelaskan. dan itu jadi masalah besar untuk gue, jadilah misunderstanding. 

dan gue kehilangan banyak kesempatan memperbaiki masalah, hanya karena itu. 

jadi ternyata kata dan bahasa yang begitu sempurna, bisa jadi salah juga karena ke tidak tepat-an kita dalam membentuk nya. kata dan bahasa itu seharusnya mengantarkan kita kepada kejelasan dan pengertian yang bisa sangat menyempurnakan, tapi ya karena ke egoisan kita sendiri, itu jadi sebuah kesalahan.  

Komentar

  1. semuanya adil, kata dan bahasa yang biasa menjadi keindahan bahkan penenang bisa menjadi bumerang dan penyebab kesalahan jika tidak digunakan dan dirangkai dengan baik dan tepat.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer